Beranda / PuNolChi Akademi / 3-7 Kepemimpinan & Coaching

Program PuNolChi Coaching & Kepemimpinan

Pelatihan kepemimpinan untuk pertumbuhan diri dan relasi melalui ekspresi dan komunikasi — enam sesi 3 jam per tema

1. Gambaran program

PuNolChi Coaching & Kepemimpinan adalah program coaching partisipatif dalam enam sesi tematik berdurasi 3 jam, yang membangun kemampuan menyadari emosi, pikiran, kekuatan, dan nilai diri, mengekspresikannya secara kreatif, serta berkomunikasi secara sehat dengan orang lain.

Dengan memanfaatkan bahan makanan dan berbagai media ekspresi indrawi serta simbolis, juga kisah, pertanyaan, dialog, dan aktivitas kolaboratif, program ini melatih kompetensi kepemimpinan yang mengalir dari pemahaman diri → pengaturan diri → perluasan sudut pandang → keterhubungan relasi → praktik.

Bukan kepemimpinan yang mengajarkan jawaban benar, melainkan coaching mandiri dan kepemimpinan diri yang berpusat pada manusia, yang membantu setiap orang menemukan keunikannya, menghargai pemikiran yang berbeda, serta tumbuh bersama sebagai individu dan organisasi.

2. Tujuan pembelajaran

  • Menjelajahi emosi, pikiran, kekuatan, dan nilai diri untuk memperdalam pemahaman diri dan kepemimpinan diri.
  • Melalui aktivitas ekspresif dan pertanyaan coaching, keluar dari pola pikir yang kaku dan membangun kemampuan melihat masalah dari berbagai sudut pandang.
  • Mempelajari percakapan coaching yang menggali potensi orang melalui mendengarkan, bertanya, empati, dan umpan balik.
  • Mengalami cara berkomunikasi dan bekerja sama dengan rasa aman psikologis sambil menghargai pengalaman dan sudut pandang yang berbeda.
  • Mampu merancang dan memandu program PuNolChi Coaching & Kepemimpinan untuk konteks pribadi, pendidikan, konseling, dan organisasi.

3. Manfaat yang diharapkan

  • ① Kepemimpinan diri menguat — Merenungkan emosi, pikiran, kekuatan, dan nilai diri, serta membangun daya untuk memilih dan menjalankan arah hidup dan pekerjaan sendiri.
  • ② Kemampuan mengelola emosi dan stres meningkat — Menyadari kondisi tubuh dan pikiran saat ini melalui indra dan ekspresi, serta menjelajahi cara merawat diri dalam keseharian.
  • ③ Pemecahan masalah kreatif meningkat — Lepas dari pemikiran yang berpusat pada jawaban, memanfaatkan beragam sudut pandang dan ekspresi untuk meningkatkan keluwesan menemukan kemungkinan baru.
  • ④ Komunikasi positif dan relasi yang baik — Dengan berlatih mendengarkan, bertanya, dan berdialog secara empatik, membangun kemampuan relasi yang menghargai dan menghubungkan beragam pemikiran serta pengalaman.
  • ⑤ Kolaborasi dan sinergi organisasi menguat — Memandang kekuatan dan sudut pandang anggota yang berbeda sebagai sumber daya, serta menghayati pengalaman menghubungkan ide untuk menciptakan solusi bersama.
  • ⑥ Kemampuan penerapan di lapangan meningkat — Memperkuat kemampuan menjalankan program coaching dan kepemimpinan partisipatif di bidang konseling, pendidikan, coaching, perusahaan, dan instansi publik.

4. Area pembelajaran inti

  • ① Self Awareness | Menyadari diri — Pemahaman diri melalui eksplorasi indra, emosi, pikiran, kekuatan, dan nilai
  • ② Self Leadership | Memimpin diri — Kepemimpinan diri melalui pengaturan emosi, pilihan, penetapan tujuan, dan perawatan diri
  • ③ Creative Thinking | Melihat dengan cara berbeda — Berpikir kreatif dan memecahkan masalah melalui ekspresi dan pergeseran sudut pandang
  • ④ Coaching Communication | Percakapan yang menghidupkan — Komunikasi coaching dengan mendengarkan, bertanya, empati, dan umpan balik
  • ⑤ Together Leadership | Tumbuh bersama — Kepemimpinan relasional dan kolaboratif yang menghargai perbedaan dan menghubungkan kekuatan satu sama lain
  • ⑥ Action Leadership | Mewujudkan dalam hidup — Menyusun rencana tindakan untuk menerapkan apa yang dipelajari pada pekerjaan, relasi, dan organisasi

5. Alur coaching PuNolChi

Menenangkan indra ⇒ Mengungkapkan emosi ⇒ Menata ulang makna ⇒ Keterhubungan relasi ⇒ Praktik sehari-hari

  • 1) Menenangkan indra — Mengalami bahan dan ruang dengan perlahan serta menyadari kondisi tubuh dan pikiran saat ini.
  • 2) Mengungkapkan emosi — Mengekspresikan perasaan dan pikiran yang sulit dijelaskan dengan kata-kata melalui warna, bentuk, ekspresi, simbol, kisah, dan lainnya.
  • 3) Menata ulang makna — Melalui pertanyaan seperti "Bagaimana Anda bisa membuat ekspresi sekreatif ini?" dan "Apa yang paling menarik perhatian Anda dari ekspresi ini sekarang?", peserta dibimbing untuk menemukan dan memadukan makna sendiri setelah berekspresi.
  • 4) Keterhubungan relasi — Mendengarkan kisah satu sama lain tanpa menghakimi atau menilai, serta terhubung sambil menghargai sudut pandang dan pengalaman yang berbeda.
  • 5) Praktik sehari-hari — Menjadikan wawasan dari aktivitas sebagai tindakan kecil yang dipraktikkan di tempat kerja, rumah, relasi, dan organisasi.

6. Sasaran peserta

  • Profesional di bidang konseling, psikologi, pendidikan, dan coaching, serta calon pemegang sertifikasi terkait
  • Staf HR dan HRD perusahaan yang menangani pengembangan karyawan dan pelatihan kepemimpinan
  • Manajer, ketua tim, pemimpin organisasi, dan calon pemimpin
  • Guru, instruktur, dan pengelola program di sekolah, lembaga pendidikan sepanjang hayat, dan instansi publik
  • Anggota organisasi yang ingin meningkatkan komunikasi positif dan kemampuan berelasi
  • Masyarakat dewasa yang ingin mengembangkan pemahaman diri, pertumbuhan pribadi, dan kepemimpinan kreatif

7. Contoh aktivitas

  • 1) Meja Hati Kepemimpinanku — Memilih bahan yang melambangkan diri saat ini dan mengekspresikan sumber daya kepemimpinan serta kondisi diri sekarang.
  • 2) PuNolChi Menemukan Kekuatan — Mengekspresikan kekuatan diri dan rekan kerja, serta menjelajahi bagaimana kekuatan itu saling terhubung dalam tim.
  • 3) Perjalanan Hati Mengubah Sudut Pandang — Mengekspresikan satu situasi dengan berbagai cara dan menemukan sudut pandang baru terhadap masalah.
  • 4) Pertanyaan Coaching yang Membuka Hati — Berlatih keterampilan bertanya dan mendengarkan yang membantu orang lain menemukan jawabannya sendiri, alih-alih menghakimi atau menasihati.
  • 5) Meja Together Tim Kita — Menghubungkan beragam bahan menjadi satu karya bersama sambil mengalami keberagaman, kerja sama, dan rasa aman psikologis.
  • 6) Action Table: Diriku Esok Hari — Menjadikan sumber daya dan wawasan yang ditemukan hari ini sebagai satu tindakan konkret dan menyusun rencana pelaksanaannya.

8. Metode pembelajaran

Mini Lecture + PuNolChi Experience + Coaching Question + Reflection + Action

Setelah sesi teori singkat, peserta berekspresi, bercerita, bertanya, dan merenung secara partisipatif, lalu di akhir merancang tindakan untuk diterapkan dalam keseharian dan di lapangan. Hasil aktivitas tidak dinilai, dan fasilitator tidak menafsirkan makna karya secara sepihak; peserta dibimbing untuk memberi makna pada ekspresinya sendiri dan menentukan pilihannya sendiri.

9. Bidang penerapan

  • Pelatihan kepemimpinan dan budaya organisasi perusahaan
  • Pelatihan kepemimpinan coaching bagi manajer dan ketua tim
  • Pelatihan kompetensi bagi karyawan baru dan manajer menengah
  • Program manajemen stres dan pemulihan
  • Komunikasi positif dan team building dalam organisasi
  • Pelatihan kompetensi bagi guru, konselor, dan coach
  • Pendidikan sepanjang hayat dan program pengembangan diri orang dewasa
  • Lokakarya kreativitas, pemahaman diri, dan pertumbuhan relasi

10. Pengajar

Dr. Kim Ji-yu bersama para ahli coaching PuNolChi lainnya
Pengembang PuNolChi / Doktor Konseling Pendidikan · Pengembang Terapi Seni Ekspresif Makanan (FEAT)
Pengembangan dan penelitian coaching serta kurikulum PuNolChi

Kepemimpinan yang menyadari diri, memahami orang lain, menghubungkan kemungkinan satu sama lain, dan tumbuh bersama. Kepemimpinan bukan hanya kekuatan untuk menarik seseorang dari depan. Kepemimpinan adalah kekuatan untuk memahami dan memimpin diri sendiri, menghargai keunikan dan kemungkinan orang lain, menciptakan arah yang lebih baik bersama, menghidupkan organisasi, dan meningkatkan produktivitas. PuNolChi — coaching & kepemimpinan yang lezat, kreatif, dan integratif — memiliki kekuatan untuk menghadirkan tawa dan semangat bagi organisasi serta meningkatkan produktivitas.